Sabtu, 22 Desember 2018

BISNIS YANG AMANAH & MENYENANGKAN




Bisnis merupakan sesuatu yang menyenangkan, karena dikerjakan dengan cara yang benar dan sesuai dengan syariat islam.
Islam adalah agama yang memiliki syariat yang lengkap dalam berbagai aspek kehidupan. Islam membuat segala urusan berjalan dengan berkah dan menjadi jalan untuk mendapat ridhoNya. Islam juga mengatur mengenai bisnis atau yang berhubungan dengan jalan untuk mendapatkan rezeki halal sebagaimana diketahui salah satu jalan rezeki yang paling luas adalah dengan berdagang yang mencakup bisnis dalam hal apapun yang penting di dalamnya terdapat barang barang dan dilakukan dengan cara yang halal.
Persaingan bisnis pun tidak dapat dihindari oleh para pelaku bisnis. Persaingan itu memang lumrah dihadapi dalam setiap perniagaan cuman caranya harus dilakukan dengan baik dan jangan sampai menciderai para pelaku bisnis yang lain.
Budaya jujur sangat diperlukan dalam persaingan bisnis, tidak perlu takut karena sikap jujur orang, bagi sebagian orang jujur merupakan kata yang sangat menakutkan bagi pedagang yang " tidak baik " dalam menjalankan usahanya. Mari kita rubah paradigma jujur ini menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan dan hasilnya pun menjadi berkah. 
 

Apa saja manfaat dari persaingan bisnis? berikut uraiannya
1. Menghadirkan motivasi tinggi bagi pelaku bisnis
Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa persaingan dapat disebabkan karena adanya kesalahan yang dapat dijadikan peluang bagi pelaku bisnis lain dengan menciptakan produk atau jasa yang lebih unggul. Tentunya hal ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk para pelaku bisnis. Mengingat kesalahan atau kekurangan dalam suatu produk pasti ada tetapi bagaimana pelaku bisnis tersebut tetap mempertahankan bisnis dari ketatnya persaingan itu membutuhkan motivasi tinggi. Mengapa? Persaingan bisnis yang ketat cenderung membuat kondisi yang tidak nyaman atau keras yang sering kali membuat para pelaku bisnis cenderung pesimis dengan keadaan. Padahal mereka belum tentu akan tergeser dengan produk yang baru asalkan adanya keinginan untuk selalu memperbaiki, dan membuat bagaimana produk tersebut tidak dapat disaingi seperti misalnya dengan terus menonjolkan sisi positif atau keunggulan yang menjadi ciri khas dan berbeda dari produk atau jasa lain. Hal tersebut tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi para konsumen yang berniat berpaling dan menggunakan produk atau jasa yang lain.
2. Membantu untuk keluar dari zona nyaman
Persaingan bisnis memiliki zona yang penuh dengan tantangan. Untuk itu, pelaku bisnis harus mau keluar dari zona nyaman yang selama ini telah dijalankan. Bukan meninggalkan semua yang telah dijalankan tetapi lebih pada memutar strategi kembali, dan mencoba hal baru. Hal tersebut tentunya menunjukkan sisi manfaat dari adanya persaingan dalam berbisnis karena pelaku bisnis akan keluar dari zona nyamannya dan mencoba untuk melakukan hal lain agar tidak tertinggal ditengah persaingan yang ketat.
3. Membantu meningkatkan kinerja berbisnis
Selain dapat memberikan motivasi yang tinggi dan membantu untuk keluar dari zona nyaman, dengan adanya persaingan bisnis secara otomatis juga dapat membantu meningkatkan kinerja berbisnis. Dari motivasi yang tinggi dalam menghadapi persaingan dan mempertahankan bisnisnya, dapat berpengaruh pada kinerja bisnis. Seperti misalnya, pelaku bisnis dapat lebih maksimal lagi dalam melakukan kegiatan promosi agar meningkatkan angka penjualan, dan melakukan strategi bisnis lainnya yang mampu meningkatkan dan mempertahankan bisnisnya. Mengingat adanya persaingan mendorong seseorang untuk melakukan hal yang lebih baik dari sebelumnya, dan hal ini juga berlaku pada saat menghadapi persaingan bisnis.
4. Menciptakan konsumen yang loyal
Mendapatkan konsumen yang loyal merupakan suatu hal yang patut dipertahankan. Dengan menghadapi persaingan berbisnis maka pelaku bisnis akan terdorong untuk memperbaiki kualitas produk atau jasa yang ditawarkan, hingga kualitas pelayanan terhadap konsumen. Sehingga jika hal tersebut diterapkan, otomatis keloyalan konsumen akan didapatkan dan tentunya akan membuat para pesaing mengalami kesulitan untuk mencoba bersaing.
Dari beberapa informasi diatas, dapat dikatakan bahwa risiko bisnis tidak akan menjadi risiko yang berarti jika mampu diselesaikan dengan bijak dan cara yang tepat. Hal tersebut juga berlaku pada persaingan bisnis yang tidak hanya menghadirkan sisi negatif yang mengancam kondisi bisnis tetapi juga dapat memberikan berbagai manfaat yang berpengaruh pada kesuksesan bisnis


Daftar Pustaka:


 

 


Selasa, 24 Oktober 2017

Produk Tepat Guna

 

Produk merupakan suatu hasil dari suatu rangkaian siklus dari suatu usaha yang dilakukan, bisa juga dikatakan sebagai hasil akhir dari suatu tujuan dari usaha kita. Itu bagi seorang pengusaha yang menjalankan bisnis menghasilkan sebuah produk. Namun pertanyaanya disini adalah apakah suatu produk sudah tepat guna?

   Seorang pebisnis harus berhati hati dan ekstra kerja keras untuk menentukan suatu produk ini, tidak mudah menempatkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan konsumen, mulai dari perencanaan maupun riset harus dapat tepat sasaran.

   Produk yang tepat guna merupakan suatu hasil dari perusahaan yang mulai dari sisi kemasan, harga dan nilai dari suatu produk tersebut tepat sasaran. Produk yang tepat sasaran dan harga yang terjangkau merupakan hal yang sangat baik buat produsen karna dalam "kutip" produknya berhasil dipasaran. Jadi perlu perencanaan yang matang dalam memproduksi barang karena kita harus membuat kalkulasi sejauh mana produk yang diciptakan dapat bertahan paling tidak dalam hitungan puluhan tahun atau mungkin selamanya produk tersebut merajai pasaran, hal ini tidak lah mudah dan butuh perjuangan yang keras dari seorang produsen.

 

Selasa, 17 Oktober 2017

Bijak Mengahadapi kompetitor Bisnis

    


 Persaingan dalam dunia usaha sangatlah wajar dan hal itu merupakan sesuatu yang wajib ada dalam sebuah usaha. Tanpa adanya sebuah kompetitor usaha kita akan kurang dalam menilai kinerja usaha kita. Banyak macam dan tipe kompetitor dalam bidang usaha, misalnya ada kompetitor dalam hal produk, kemasan dan dari segi harga jual. Hal ini merupakan sebuah komponen dari berbagai macam aspek persaingan dalam usaha.
 
      Namun ada kalanya kompetitor kita melakukan suatu hal yang bisa merugikan usaha yang kita lakukan, banyak cara untuk mengadapi hal yang demikian. Selain kata strategi tentunya adalah kata "Bijak" kata bijak ini tidak berati kita tidak menyerah akan tetapi kita menerima dengan bijaksana segala sesuatu yang berkaitan dengan pesaing kita dalam bisnis. Kiat- kiat agar kita bijak dalam menghadapi Kompetitor bisnis antara lain sebagai berikut;

1. Perencanaan yang matang, sebuah rencana hal yang sangat menentukan progres bisnis kita, ada pepatah mengatakan bahwa tanpa sebuah rencana sama saja dengan merencanakan kegagalan dalam bisnis kita

2. Cerdas dan maksimal, dalam bisnis tentunya kita harus cerdas memanfaatkan setiap peluang yang ada, namun semua itu perlu sebuah strategi yang tepat dan perancanaan yang matang. Setelah kita menemukan strategi yang sesuai dengan bisnis kita, harus kita maksimalkan strategi kita, dengan sebuah strategi yang maksimal tentunya akan mendapakan hasil yang maksimal juga.

3. Fungsi pengendalian, kontrol sangat diperlukan dalam bisnis yang kita kerjakan, tanpa pengendalian yang maksimal dapat memicu hal-hal yang dapat merusak bisnis kita.

4. Evaluasi, setelah melakukan pengendalian kita wajib mengevaluasi hal hal apa saja yang perlu kita perbaiki dalam bisnis kita, mulai dari produk sampai market kita.

     Dengan empat  hal diatas kita dapat bijak dalam mengahadapi kompetitor bisnis kita, karena kita telah membuat perencanaan ataupun persiapan yang matang, jika terjadi hal yang kurang baik dalam bisnis yang kita jalankan, kita tidak down dalam menghadapi kopetitor kita.
     Hal diatas adalah sebuah perencanaan manusia, sebagai seorang muslim kita wajib terus berdoa dan memaksimalkan ikhtiar kita. Selain itu kita harus terus menunjukkan etika yang baik mengahadpi kompetitor bisnis kita.

Selasa, 10 Oktober 2017

Fridtjof Nansen "Sang Petualang"

   


Fridtjof Nansen adalah seorang petualan yang handal dan melegenda dari Norwegia. Kegigihan seorang tokoh ini patut kita ambil hikmah yang dapat kita jadikan sebagai bahan ilmu pengetahuan untuk memotivasi hidup kita. Seorang Fridtjof Nansen adalah seorang yang pemberani, dalam usaha kita meniti karier alangkah baiknya kita harus mempunyai sifat yang pemberani, pemberani disini maksudnya bukan sok jagoan, ya kawan...hehe, pemberani disini artinya kita harus berani mengambil sikap terhadap apapun rintangan yang kita hadapi diwaktu meniti karier maupun dalam berwirausaha, seba bila kita tidak berani mengambil sikap kita tidak dapat menetukan sikap karir kita maupun usaha yang kita lakukan.

  Berani mengambil keputusan, setiap usaha maupun karir kita pasti pernah mengalami yang namanya sebuah pilihan, mana yang harus kita ambil sebagai pilihan yang sesuai, hal ini tentunya tidak mudah kan buat kita, apalagi yang baru memulai berwirausaha atau meniti karir, bukannya sok alim ini sob...., tapi sebelum mengabil keputusan kita sebagai seorang muslim paling tidak melaksanakan sholat istikhoroh sebagai penunjang pengmbilan keputusan.



  Sikap berikutnya yang dapat kita ambil pejaran adalah sifat ulet, ulet merupakan sebuah usaha yang dilakukan dengan berbagai cara yang baik sehingga didapatkan hasil yang maksimal. Ini kita sebagai seorang muslim tentunya harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan kita lalu kita imbangi dengan berdoa tentunya Allah yang menentukan tujuan tersebut, jadi jika kita mengalami kegagalan kita tidak merasa putus asa. Ulet disini tentunya harus dibarengi dengan kesabaran, waktu berwirausaha tentunya kita pasti mengalami naik turunnya job dalam berwirausaha, hal ini jangan menjadi halangan buat kita, kita harus terus berinovasi dan mencari segala aspek yang menjadikan usaha kita semakin melejit.

  Sebuah kinerja yang diimbangi dengan sikap pemberani dan ulet akan menumbuhkan semangat juang yang tinggi untuk mencapai target yang ingin dicapai. Tentunya dengan sikap ikhlas juga agar kita tidak mudah putus asa.

  Demikian yang dapat kita jabarkan dari seorang tokoh legendaris dari Norwegia yaitu seorang Fridtjof Nansen yang pemberani dan Pekerja Keras.

Senin, 09 Oktober 2017

Teknologi Terbaru "Gaptek atau Apa ya?"



Perkembangan teknologi begitu cepatnya, namun tidak sebanding dengan perkembangan kemampuan sumber daya manusia. Teknologi ini perkembangannya sudah ada pada peradaban islam misalnya saja;

 # Al Jazari, Sang Insinyur Mesin, Al Jazari hasil penemuannya adalah dapat mengembangkan jam yang bisa digunakan untuk menentukan waktu Ashar, Puasa dan Haji. Karya besarnya Adalah jam gajah yang bisa mengukur waktu dengan akurat. Ia mempelajari bagaimana air yang mengalir bisa digunakan untuk menggerakkan jam yang akurasinya cukup tinggi.

Al Jazari juga ingin mempermudah umat islam berwudhu. Ini mendorongnya untuk membuat mesin pompa air. (www.satujam.com/penemu muslim)

Tidak pada era sekarang perkembangan teknologi tidak diimbangi dengan kearifan dalam memakai teknologi tersebut, misalnya saja banyak oknum2 yang memanfaatkan teknologi untuk membuat masalah global, penciptaan virus komputer. Hal ini tentunya sangat merugikan orang banyak pada umumnya dikarenakan hanya untuk kepentingan yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Jadi kesimpulannya bahwa perkembangan teknologi baru itu harus diimbangi dengan kearifan memakai teknologi tersebut. Disampimg itu kita haru terus menimba ilmu untu dapat mengimbangi teknologi yang perkembangannya cukup cepat, selain itu jg kita tidak Gaptek dan galau dalam menghadapi teknologi yang terbaru.


Pemanfaatan teknologi itu juga harus sesuai aturan yang berlaku. Agar tidak secara sembarangan dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Benteng yang paling kokoh tentunya pada kekuatan Iman dan Tauhid kita.