Senin, 09 Oktober 2017

Teknologi Terbaru "Gaptek atau Apa ya?"



Perkembangan teknologi begitu cepatnya, namun tidak sebanding dengan perkembangan kemampuan sumber daya manusia. Teknologi ini perkembangannya sudah ada pada peradaban islam misalnya saja;

 # Al Jazari, Sang Insinyur Mesin, Al Jazari hasil penemuannya adalah dapat mengembangkan jam yang bisa digunakan untuk menentukan waktu Ashar, Puasa dan Haji. Karya besarnya Adalah jam gajah yang bisa mengukur waktu dengan akurat. Ia mempelajari bagaimana air yang mengalir bisa digunakan untuk menggerakkan jam yang akurasinya cukup tinggi.

Al Jazari juga ingin mempermudah umat islam berwudhu. Ini mendorongnya untuk membuat mesin pompa air. (www.satujam.com/penemu muslim)

Tidak pada era sekarang perkembangan teknologi tidak diimbangi dengan kearifan dalam memakai teknologi tersebut, misalnya saja banyak oknum2 yang memanfaatkan teknologi untuk membuat masalah global, penciptaan virus komputer. Hal ini tentunya sangat merugikan orang banyak pada umumnya dikarenakan hanya untuk kepentingan yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Jadi kesimpulannya bahwa perkembangan teknologi baru itu harus diimbangi dengan kearifan memakai teknologi tersebut. Disampimg itu kita haru terus menimba ilmu untu dapat mengimbangi teknologi yang perkembangannya cukup cepat, selain itu jg kita tidak Gaptek dan galau dalam menghadapi teknologi yang terbaru.


Pemanfaatan teknologi itu juga harus sesuai aturan yang berlaku. Agar tidak secara sembarangan dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Benteng yang paling kokoh tentunya pada kekuatan Iman dan Tauhid kita.



Minggu, 08 Oktober 2017

Dragon Ball Super "Super Dalam Berusaha"




Dalam berusaha atau bekerja tentunya kita jangan mudah menyerah apabila menghadapi permasalahan yang dihadapi. Kita dapat mengambil pelajaran dari film Dragon Ball super, hikmahnya antara lain sebagai berikut;
1. Selalu bekerja keras dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap permasalahan dalam setiap usaha kita.
2. Menjaga kualitas dan super maksimal dalam memberikan pelayanan bagi customer atau klien kita apabila kita menjadi seorang pengusaha.
3. Produk yang kita jual atau jasa harus dengan kualitas super.
4. Optimalisasi sumber daya manusia juga dibutuhkan untuk menunjang kualitas dari sebuah pekerjaan.
5. Selalu terus menerus belajar dari setiap permasalahan yang dihadapi.

Hikmah diatas tentunya tidak akan mudah kita jalankan tanpa adanya upaya berpikir positif dari setiap permasalahan yang dihadapi. Doa merupakan senjata utama untuk melejitkan setiap kerja keras yang kita lakukan.

Kamis, 05 Oktober 2017

Dampak Kesalahan Berkomunikasi Dalam Bisnis




Dampak kesalahan berkomunikasi dalam bisnis ini dapat dikatakan cukup besar. Mengingat komunikasi dalam berbisnis ini penting untuk tetap dijaga dan selalu diterapkan untuk kelangsungan bisnis. Komunikasi sendiri adalah suatu kegiatan atau proses yang melibatkan seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi dan masyarakat yang menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Dengan komunikasi maka seseorang dapat mentransfer informasi yang ia miliki kepada orang lain. Di dalam bisnis, komunikasi ini berperan untuk menyampaikan suatu hal yang berkaitan dengan bisnisnya, seperti misalnya untuk melakukan pemasaran, penjualan, pertemuan dengan rekan kerja dan lain sebagainya. Sehingga tidak heran jika sebagai pelaku bisnis harus mampu berkomunikasi dengan baik agar bisnis yang dijalankan tidak terkena dampak kesalahan berkomunikasi. Dimana dampak kesalahan berkomunikasi ini bukan hanya menyebabkan kesalahpahaman pada para pelaku bisnis dengan pihak-pihak terkait tetapi tentunya juga berdampak pada kelangsungan kegiatan bisnis yang dijalankan. Untuk itu, anda sebagai pelaku bisnis perlu mengetahui dampak kesalahan berkomunikasi dalam bisnis agar lebih berhati-hati dan memahami bahwa komunikasi dalam bisnis itu penting.
Berikut adalah beberapa dampak kesalahan berkomunikasi dalam bisnis yang perlu anda ketahui:
1. Terjadi kesalahpahaman
Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa dampak kesalahan dalam berkomunikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman. Kesalahpahaman yang terjadi ini mengakibatkan beberapa dampak negatif yang timbul. Memang pada dasarnya masing-masing individu tidak mudah untuk memiliki pandangan atau presepsi yang sama, pasti seseorang pernah mengalami perbedaan pandangan terkait kalimat yang diucapkan oleh seseorang. Hal tersebut memang wajar, akan tetapi tidak lantas anda sebagai pelaku bisnis menganggap kesalahpahaman ini adalah hal yang biasa. Sebagai pelaku bisnis harus memastikan pesan atau informasi yang diberikan tersampaikan dengan baik dan tepat, sehingga hal itu akan meminimalisir terjadinya kesalahpahaman akibat kesalahan dalam berkomunikasi.
2. Kinerja tidak maksimal
Pada dasarnya kinerja yang tidak maksimal ini juga terkait dengan terjadinya kesalahpahaman. Ketika seseorang mengalami kesalahpahaman maka ia bisa saja mengerjakan atau berfikiran yang salah tentang informasi yang diterimanya. Sehingga akan menimbulkan ketidaksesuaikan antara informasi dengan kinerja bisnis yang dijalankan. Kinerja yang tidka maksimal sebenarnya bukan hanya disebabkan oleh dampak kesalahan dalam berbisnis saja. Ada beberapa faktor seperti sumber daya manusia yang menjalankan bisnis tersebut, dan strategi bisnis yang tidak tepat. Untuk itu, anda perlu mempertimbangkan hal lainnya juga.
3. Proses bisnis berantakan
Dengan melakukan kesalahan dalam berkomunikasi pada saat menjalankan bisnis maka akan menimbulkan dampak buruk, dimana bisnis yang dijalankan akan sulit mengalami perkembangan yang baik. Mengingat dengan adanya komunikasi yang baik maka akan mampu memberikan solusi jika bisnis yang dijalankan menemui masalah ataupun membahas terkait rencana-rencana yang akan dilakukan untuk bisnis kedepannya. Sehingga proses bisnis yang dijalani akan lebih meningkat, dan dapat dikembangkan secara lebih efisien. Sebaliknya jika terjadi kesalahan dalam berkomunikasi maka akan mengakibatkan proses bisnis yang tidak optimal mengingat proses-proses bisnis yang direncanakan mengalami berbedaan informasi atau kesalahan informasi.
4. Pemasaran dan pelayanan menurun
Berkomunikasi dalam bisnis tidak hanya berkaitan dengan rekan kerja tetapi juga dengan konsumen. Dimana sudah menjadi suatu keharusan jika pelaku bisnis melakukan komunikasi dengan baik pada saat melakukan pemasaran dan pelayanan. Dengan begitu diharapkan kegiatan pemasaran dan pelayanan ini dapat mampu dijalankan dengan maksimal supaya meningkatkan angka penjualan dan membuat konsumen lebih tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan. Sehingga akan memberikan kepuasan konsumen karena mampu memberikan pelayanan terbaik, dan penjelasan terkait produk atau jasa yang ditawarkan. Sedangkan bagi anda pelaku bisnis dapat meraih angka pendapatan atau penjualan yang signifikan.
5. Kehilangan kepercayaan
Dampak kesalahan berkomunikasi yang satu ini dapat dikatakan sangat fatal. Mengingat ketika seseorang terus melakukan kesalahan komunikasi yang kurang baik akan menimbulkan kesalahpahaman dan dari kesalahpahaman itulah akan sedikit demi sedikit menghilangkan rasa kepercayaan. Padahal seperti yang kita ketahui dalam menjalankan bisnis perlu adanya sebuah tim untuk melakukan kerjasama. Jika dalam suatu tim terdapat anggota yang tidak saling percaya satu sama lain maka akan menimbulkan kinerja yang tidak efektif dan rasa yang kurang nyaman dalam berbisnis. Dengan kondisi seperti itu, maka kesalahan yang berhubungan dengan komunikasi harus dihindari demi kelangsungan bisnis dalam meraih kesuksesan.
Demikianlah beberapa dampak kesalahan dalam berbisnis yang perlu anda ketahui supaya nantinya akan lebih sadar dalam memperhatikan cara berkomunikasi yang baik. Semoga bermanfaat. [Zahir]
Oleh: Fitri Anggarsari


Read more http://pengusahamuslim.com/6019-dampak-kesalahan-berkomunikasi-dalam-bisnis.html

Bagaimana Kebosanan Menjadi Hal yang Produktif?

Ilustrasi yang sering terjadi:

Anda bosan ditempat kerja, mau berangkat malas-malasan. Sesudah sampai kantor, merasa tugasnya itu-itu saja dan terlalu monoton. Lalu dalam pikiran Anda muncul perkataan, “Masak cuma gini-gini aja tiap hari, hufsss..” Seolah otak Anda ingin mencari hal lain untuk menghindari tugas yang ada. Lalu tanpa disadari Anda membuka hape, buka media sosial, buka group-group whatsapp. Atau bisa jadi bengong saja..
Tapi, bagaimana kalau kebosanan seperti diatas kita olah menjadi hal yang produktif? Yuk mari…baca sampai selesai tulisan yang kami sarikan dari situs lifehack ini.
Ini mungkin sedikit kontra dengan ilustrasi diatas. Dimana bosan adalah rasa jemu melakukan sesuatu karena sering dilakukan tiap hari. Dan kebosanan menjadikan kita tidak fokus dalam melakukan pekerjaan. Betapa butuh perjuangan menghilangkan kebosanan tersebut, bener enggak?
Kita bisa saja mengalami jenis kebosanan tergantung situasi yang kita hadapi. Namun jika kita bosan, bukan berarti kita “nganggur” tanpa mengambil tindakan. Nah, maka dari itu jika ada yang bosan mereka mengalihkan dengan sebuah tindakan baru semacam nonton tv, makan camilan atau membaca portal berita.
Bosan yang dimaksud disini adalah sebuah keadaan dimana kita tidak mood melakukan pekerjaan tersebut, sehingga terhambat pada penyelesaian pekerjaan. Begini, pernahkah Anda bosan, dan akhirnya Anda membuka beranda facebook  dan menye-croll kebawah sampai 100 pembaharuan. Pertanyaanya, apakah yang Anda lakukan itu temasuk produktif? Jawabannya tidak mungkin produktif, itu berarti Anda memang benar-benar dalam keadaan bosan.
Agar produktif, Anda harus menemukan nilai kemanfaatan dalam tindakan Anda. Nah, berikut ini cara mengubah kebosanan menjadi sesuatu yang produktif.
  • Memperlambat dan mengenali kebosanan
Sudahkah mencoba sekuat mungkin menghindari kebosanan? Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Timothy Wilson, psikolog sosial dari Universitas Virginia Charlottesville, mahasiswa diberi pilihan duduk selama 15 menit hanya dengan pemikiran mereka, atau mereka menempeli dirinya dengan kejutan listrik. Dan ternyata enam puluh persen dari mereka nekat memilih memberi diri mereka dengan kejutan listrik, padahal sebelumnya mereka rela membayar uang untuk menghindari kejutan itu.
Jenis psikologi yang sama juga berlaku pada kehidupan sehari-hari. Pernahkah Anda duduk di depan komputer dan disamping Anda ada makanan kecil, padahal Anda dalam keadaan tidak lapar. Namun sebelum Anda menyadarinya, Anda sudah memakan sekantong keripik. Nah, aktifitas makan dan minum merupakan salah satu jenis kegiatan karena kebosanan.
Dengan memperlambat dan mengenali kebosanan Anda, Anda bisa memilih perilaku yang lebih produktif lagi.
  • Jangan Biarkan Aktifitas Sia-sia Menghampiri Anda
Seringkali ketika kita bosan pada pekerjaan, terjatuh pada perilaku yang terkait dengan aktifitas yang tidak jelas dan sok sibuk. Yang dimaksud sok sibuk disini memang secara kasat mata jika orang lain melihat kita seperti orang benar-benar sibuk. Namun nyatanya kesibukan itu bukannya fokus ke pekerjaan, tapi sibuk menghindari pekerjaan karena kebosanan.
Kalau Anda dalam keadaan tersebut, tanyakan kembali pada diri sendiri, “Apakah perilaku saya produktif? Apa yang ingin saya capai melalui tugas ini?”
Perlu diingat bahwa perilaku produktif akan selalu sesuai dengan tujuan akhir.
  • Mencari Akar Masalah Penyebab Anda Bosan
Sebelum berlarut kebosanan Anda yang bisa berakibat fatal pada karir Anda, sekarang saatnya Anda mencari tahu penyebab perasaan Anda merasa bosan. Mungkin Anda punya ide tapi atasan Anda tidak member kesempatan, atau mungkin kebosanan Anda karena frustasi, atau pekerjaan terlalu mudah dan berulang tiap hari. Apapun alasannya, segera benahi dan kalau bisa konsultasikan dengan tim Anda.
  • Segera Ambil Tindakan Berharga
Sekarang setelah Anda tahu penyebab kebosanan tersebut saatnya Anda kembali produktif dengan memperbaiki kembali lingkungan, situasi dan pola pikir. Contoh tindakan kecil ketika Anda merasa bosan:
  • Jika terjangkiti rasa bosan saat bekerja, pikirkan bahwa pekerjaan itu bagian dari amanah kita.
  • Jika merasa bosan ketika berangkat kerja, pikirkan seandainya kita telat bekerja akan rugi ketika mendapat pemotongan gaji. Bagaimana biar semangat kerja? Anda bisa mencari jalan dg rute yang berbeda ketika berangkat dan pulang bekerja. Siapa tahu ada energi baru sebuaha suasana fresh saat dalam perjalanan ketika bekerja.
  • Ganti suasana meja kerja Anda dengan merapikan kembali barang-barang yang tidak berguna.
  • Putar Bagian Pekerjaan yang Membosankan dengan Menambahkan Penyemangatnya
Anda sebenarnya menikmati pekerjaan ini, namun ada bagian tugas tertentu yang bikin bosan. Nah, coba tambahkan tugas tersebut menjadi seperti permainan (semacam reward untuk diri sendiri ketika menyelesaikan tugas). Contoh kecil suatu hari Anda mulai jenuh melakukan entri data, lalu tantang diri sendiri “Jika mampu menyelesaikan 100 data dalam waktu 10 menit, saya akan menyeruput kopi manis”. Dan Anda bisa mencari cara lainnya yang bisa menyemburkan semangat produktifitas.
  • Jauhkan Gadget Anda di Jam Sibuk
Lagi-lagi gadget memang salah satu penyebab gangguan produktifitas. Jika kebosanan Anda alihkan ke gadget bukannya menghilangkan kebosanan, malah menjadikan pekerjaan Anda tertunda-tunda.
  • Carilah Motivasi Didalam Pekerjaan Anda
Masih belum tahu apa yang Anda lakukan ketika bosan? Tidak apa-apa sobat, setiap orang sesekali boleh beristirahat sejenak. Namun jika Anda ingin segera melejitkan produktifitas, segera temukan sumber motivasi tersembunyi. Mungkin Anda masih ingat waktu sekolah, ketika teman Anda yang sebelumnya malas belajar, tiba-tiba secara mengejutkan menjadi rajin. Dan ternyata motivasinya adalah dia menyukai teman sekelasnya. Nah, walau terlihat konyol, namun akhirnya tugas seorang siswa untuk rajin belajar bisa dia jalani. Saya tidak menyarankan Anda menerapkannya dalam pekerjaan. Namun, ada hal-hal tersembunyi yang bisa Anda manfaatkan untuk memotivasi Anda lebih produktif.
Saudaraku pembaca pengusahamuslim.com, saat kita merasakan kebosanan bekerja memang selayaknya segera mengambil tindakan. Jangan sampai pekerjaan yang sekiranya sepele menjadi tertunda-tunda karena rasa bosan ini.
Kita semua memiliki waktu yang terbatas, tugas kita hanya menyelaraskan waktu penuh tanggung jawab. Memang benar bosan tidak bisa dihindarkan, namun pola pikir produktif akan merubah kebosanan tersebut menjadi lebih bermanfaat. [Joe/KPMI]


Read more http://pengusahamuslim.com/5964-bagaimana-kebosanan-menjadi-hal-yang-produktif.html

Kamis, 27 April 2017

Inspirasi Bisnis Islam




Oleh: Ustadz Wira Mandiri Bachrun
Cukup menarik artikel yang diposting di laman FB Life in Saudi Arabia Kamis kemarin (16/03). Artikel itu menceritakan bagaimana gambaran persaingan bisnis di Saudi Arabia, negeri yang belakangan ini jadi perhatian kita sejak kunjungan Raja Salman.
Dikisahkan bahwa ada seorang manager berkebangsaan Inggris dikontrak oleh Bin Dawood (salah satu departemen store terkemuka di Saudi Arabia) sebagai regional manager untuk cabang mereka di Makkah. Manager ini sudah memiliki jam terbang yang cukup tinggi. Berpengalaman sebagai manager pusat perbelanjaan di U.K, Malaysia dan China.
Setelah tinggal dan bekerja beberapa lama di Saudi, dia kemudian menceritakan betapa aneh, unik dan inspiratif sekali bagaimana orang menjalankan bisnis di Saudi. Ini beberapa contoh yang dia berikan:
Kisah pertama…
Di Makkah, di seberang Bin Dawood Superstore ada perusahaan yang juga membangun sebuah megastore. Hanya beberapa meter saja jaraknya dari Bin Dawood. Manajer baru ini merasa gelisah, “Kenapa sih mereka tidak buka di tempat yang lain?”
Pemilik Bin Dawood mengerutkan wajahnya, tanda dia tidak suka dengan perkataan tersebut.
Apa yang kemudian dia lakukan?
Dia lantas mengirimkan sebagian karyawan Bin Dawood ke pusat perbelanjaan yang baru berbenah tadi, mengirimkan makanan dan teh serta menawarkan bantuan apa yang mereka butuhkan!
Manajer dari Inggris tadi terheran-heran melihat reaksi dari pemilik Bin Dawood.
Owner Bin Dawood tadi kemudian mengatakan, “Rezeki kita itu sudah ditentukan. Mereka tidak akan bisa mengambilnya walaupun hanya satu riyal kalau memang sudah ditakdirkan itu milik kita. Jadi mengapa kita tidak coba cari pahala dan membantu mereka?”
Banyak orang yang tidak memahami konsep sederhana ini, bahwa rezeki kita itu sudah fix, sudah ditetapkan. Tak perlulah merasa gelisah dengan adanya persaingan dalam bisnis.
Kisah kedua berkenaan dengan owner dari peternakan ayam Fakieh. Fakieh Poultry Farms adalah peternakan ayam terbesar kedua di Saudi Arabia setelah Al Watania sebagai peternakan terbesar pertama.
Di tahun 2014 Fakieh Poultry memproduksi 500.000 ayam broiler setiap harinya. Perusahaan ini telah mengoperasikan lebih dari 200 peternakan ayam yang tersebar di seluruh wilayah Saudi Arabia.
Suatu saat, saingan terbesar Fakieh Poultry yaitu Al Watania terlilit hutang sebesar lebih dari satu juta riyal. Kalau tidak dibayarkan mungkin bisa beresiko bagi bisnis mereka. Aset bisa disita.
Apa yang dilakukan oleh pemillik Fakieh Poultry?
Dia mengirim cek sebagai bantuan bagi perusahan Al Watania untuk membayar hutangnya sambil berpesan,
“Bayar hutang-hutangmu sekarang, dan kembalikan kepadaku kapan saja kalau kamu sudah bisa mengembalikannya.”
Fakieh Poultry punya peluang untuk menyingkirkan saingannya dan menjadi yang nomor satu. Tapi sebaliknya, dia malah menolong saingan bisnisnya yang sedang kesulitan.
Ini adalah gambaran bisnis di Saudi Arabia. Di mana bisnis dijalankan dengan hati yang sadar bahwa rezeki sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Tak perlu takut rezeki kita ada yang merebut, atau bahkan sampai melakukan trik-trik kotor dan sabotase untuk menjatuhkan saingan kita.
Semoga yang sedikit ini bisa menginspirasi para pelaku bisnis di negeri kita.


Read more http://pengusahamuslim.com/5835-mengintip-persaingan-bisnis-di-saudi-arabia.html